ASURANSI TAKAFUL


Asuransi Jama'ah Haji Republik Indonesia Tahun 1440 H / 2019 M

Asuransi Haji menghadirkan perlindungan finansial terhadap jamaah haji atas musibah yang dapat terjadi selama menjalankan Ibadah Haji. Asuransi Haji telah diatur melalui fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 39/DSN-MUI/X/2002 tentang asuransi haji. Dengan adanya Asuransi Haji, jamaah haji memperoleh ketenangan selama menjalankan ibadah haji di tanah suci dan keluarga yang ditinggalkan terhindar dari bencana finansial bilamana musibah datang menghampiri.

Tabel Rincian Manfaat Asuransi Jiwa Jamaah Haji Tahun 1440 H / 2019 M

 

#

Jenis Santunan

Besarnya Manfaat / Uang Santunan Kebajikan

1

Meninggal natural

Rp 18.608.698,- | 100 % NP/NM

2

Meninggal dunia karena kecelakaan

Rp 37.217.396,- | 200 % NP/NM

3

Cacat tetap total yaitu kehilangan sebagian anggota badan atau fungsi dari anggota badan untuk selamanya akibat:

 
 

Kehilangan fungsi atas kedua tangan

100 % NP/NM

 

Kehilangan fungsi atas kedua kaki

100 % NP/NM

 

Kehilangan fungsi atas kedua mata

100 % NP/NM

 

Kehilangan fungsi atas satu tangan dan satu kaki

100 % NP/NM

 

Kehilangan fungsi atas satu kaki dan satu mata

100 % NP/NM

 

Kehilangan fungsi pendengaran kedua belah telinga

100 % NP/NM

4

Cacat tetap sebagian:

 
 

Lengan kanan mulai dari bahu

70 % NP/NM

 

Lengan kiri mulai dari bahu

56 % NP/NM

 

Tangan kanan mulai dari siku

65 % NP/NM

 

Tangan kiri mulai dari siku

52 % NP/NM

 

Tangan kanan mulai dari pergelangan

60 % NP/NM

 

Tangan kiri mulai dari pergelangan

50 % NP/NM

 

Satu mata

30 % NP/NM

 

Satu kiri

50 % NP/NM

 

Dari paha/sendi lutut

40 % NP/NM

 

Dari pergelangan kaki

40 % NP/NM

 

Tiap jari kaki

5 % NP/NM

 

Ibu jari tangan kanan

25 % NP/NM

 

Tiap satu ruas ibu jari tangan kanan

12.5 % NP/NM

 

Ibu jari tangan kiri

20 % NP/NM

 

Tiap satu ruas ibu jari tangan kiri

10 % NP/NM

 

Jari telunjuk kanan

25 % NP/NM

 

Tiap satu ruas jari telunjuk kanan

5 % NP/NM

 

Jari telunjuk kiri

12.5 % NP/NM

 

Tiap satu ruas jari telunjuk kiri

4 % NP/NM

 

Jari kelingking kanan

12 % NP/NM

 

Tiap satu ruas jari kelingking kanan

4 % NP/NM

 

Jari kelingking kiri

7 % NP/NM

 

Tiap satu ruas jari kelingking kiri

2.3 % NP/NM

 

Jari tengah atau jari manis kanan

10 % NP/NM

 

Tiap satu ruas jari tengah atau jari manis kanan

3.3 % NP/NM

 

Jari tengah atau jari manis kiri

8 % NP/NM

 

Tiap satu ruas jari tengah atau jari manis kiri

2.6 % NP/NM

Ketentuan dan Persyaratan Klaim

        A. Meninggal dunia/wafat di Arab Saudi :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Keterangan Kematian (SKK) yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah, Arab Saudi;

3) Dalam hal meninggal dunia/wafat akibat kecelakaan, disertakan surat keterangan yang dikeluarkan oleh  kantor perwakilan Indonesia di Jeddah, Arab Saudi;

4) Print Out data base Siskohat;

5) Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan instansi Pemerintah yang berwenang (bagi jemaah haji khusus);

6) Surat kuasa dari ahli waris kepada ahli waris yang ditunjuk menerima manfaat asuransi dengan melampirkan nomor rekening bank bagi jemaah haji khusus;

7) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK ahli waris bagi jemaah haji khusus.

 

      B. Meninggal dunia/wafat di Tanah Air :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) untuk jamaah haji reguler dan untuk Haji Khusus foto copy tiket pesawat;

3) Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang;

4) Berita acara pemeriksaan kecelakaan dari kepolisian setempat (tempat kejadian kecelakaan) bila meninggal dunia/wafat di tanah air dikarenakan kecelakaan;

5) Resume medis (copy) yang mencantumkan tanggal masuk dan keluar rumah sakit yang dilegalisir rumah sakit jemaah dirawat;

6) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK ahli waris;

7) Print Out Data Base Siskohat;

8) Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan instansi Pemerintah yang berwenang (bagi jemaah haji khusus);

9) Surat kuasa dari ahli waris kepada ahli waris yang ditunjuk menerima manfaat asuransi dengan melampirkan nomor rekening bank bagi jemaah haji khusus.

 

      C. Meninggal dunia/wafat di pesawat:

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim  dari PENYEDIA;

2) Surat Keterangan Kematian (SKK);

3) Print Out Data Base Siskohat;

4) Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan instansi Pemerintah yang berwenang (bagi jemaah haji  khusus);

5) Surat kuasa dari ahli waris kepada ahli waris yang ditunjuk menerima manfaat asuransi dengan melampirkan nomor rekening bank bagi jemaah haji khusus

6) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK ahli waris bagi jemaah haji khusus.

 

       D. Cacat tetap total / sebagian akibat kecelakaan selama ibadah haji :

1) Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari KEMENAG sebagai pengganti Formulir Pengajuan Klaim dari PENYEDIA;

2) Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) untuk jamaah haji reguler dan untuk Haji Khusus foto copy tiket apabila kecelakaan sebelum keberangkatan;

3) Surat Keterangan dari Kepolisian Arab Saudi/Kantor Perwakilan RI di Arab Saudi atau surat Keterangan dari Kepolisian Tanah Air apabila kecelakaan di Tanah Air;

4) Resume medis (copy) yang mencantumkan tanggal masuk dan keluar rumah sakit yang dilegalisir rumah sakit jemaah dirawat;

5) Surat keterangan dari dokter yang menyatakan cacat tetap total / sebagian dan surat keterangan kecelakaan yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Arab Saudi apabila                mengalami kecelakaan di Arab Saudi dan atau surat keterangan dari dokter di Indonesia apabila mengalami kecelakaan di Indonesia;

6) Foto rontgen dan hasil analisa rontgen;

7) Print Out Data Base Siskohat;

8) Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan instansi Pemerintah yang berwenang (bagi jemaah haji khusus)

9) Surat kuasa dari ahli waris kepada ahli waris yang ditunjuk menerima manfaat asuransi dengan melampirkan nomor rekening bank bagi jemaah haji khusus

10) Foto copy paspor/KTP/SIM/KK ahli waris bagi jemaah haji khusus.

 

MASA PENGAJUAN

Pengajuan klaim selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari kalender sejak kejadian atau 30 (tiga puluh) hari kalender setelah kedatangan kloter terakhir Petugas Haji di Tanah Air.

Kembali


Copyright © 2019 Kreasi Digital Sinergi. All Rights Reserved