Menelusuri Jejak Islam Di Turki

395
Views

RH Tours – Berbeda dengan Iran, penyebaran agama di Turki tak dilakukan secara langsung oleh Bangsa Arab. Selama bertahun-bertahun, upaya menyebarkan agama Islam di Anatolia dan Konstantinopel yang dilakukan sejak zaman khulafaur rasyidin hingga Dinasti Umayyah selalu menemui kegagalan. Pasukan Arab memang berhasil mengambil alih Syria, Palestina dan Mesir dari Byzantium, penguasa Turki Raya.



Tetapi mereka tak bisa menembus hingga ke jantung kerajaan tersebut. Kerajaan yang pertama kali menerapakan Agama Islam secara resmi yaitu Kerajaan Usmaniyah atau Ottoman. Ottoman membenahi gereja terbesar yaitu Konstantinopel yang dibangun oleh Kaisar Justinianus I yaitu Hagia Shopia untuk dirubah fungsinya menjadi masjid. Penerapan Islam dalam kehidupan beragama di Ottoman menjadi semakin penting setelah kerajaan tersebut berhasil menguasai tiga kota suci kaum muslim sedunia yaitu Mekkah, Madinah dan Jerusalem. Pada ketiga kota ini terdapat bangunan sakral umat Islam yaitu Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsa. Pada saat itu, posisi sultan disejajarkan dengan khalifah sebagai pemimpin Negara sekaligus pemimpin umat. Oleh karena itu, sultan haruslah seorang muslim yang sangat taat. Dalam tugasnya, dia dibantu oleh sejumlah ulama Sunni yang memiliki pengaruh luar biasa. Bukan hanya bidang keagamaan tetapi juga di sector lain seperti ekonomi dan politik.



Namun, keputusan tertinggi tetap di tangan sultan yang menjalankan pemerintahan sesuai hokum Islam. Sejak tahun 1980an, muncul generasi baru pemimpin masyarakat terdidik tetapi religious untuk menentang sekularisme. Mereka secara terbuka mengungkapkan kebanggaan terhadap warisan Islam Turki. Dengan memberi contoh nyata terhadap kesalehan dan ketaatan religious dalam kegiatan politiknya, mereka telah membantu membangkitkan kembali ketaatan terhadap Islam di Turki. Menurut Wikipedia, Jumlah penduduk Turki saat ini diperkirakan hamper mencapai 80 juta jiwa. Berdasarkan sensus tahun 2016,sebanyak 82 persen beragama Islam disusul oleh Kristen 2 persen, Yahudi dan Bahai 2 persen dan yang mengaku tidak beragama sebesar 14 persen. Dari total penduduk Turki yang beragama Islam, sebanyak 65 persen beraliran Sunni, 4 persen Syiah dan 13 persen tidak terafiliasi dengan aliran mana pun. Sahabat Muslim, Turki adalah satu-satunya negara mayoritas Islam yang menganut paham sekuler dan merupakan salah satu Negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia. Turki memiliki banyak destinasi wisata religi dengan peninggalan sejarah dan keunikan tersendiri yang wajib dikunjungi oleh muslim traveler. Insyaallah dengan mengikuti program ke Turki bersama RH Tour & Travel, Anda bisa menjelajahi destinasi wisata bernuansa islami.



Amankan seat perjalanan anda sekarang! Informasi dan pendaftaran hubungi : 021-2925-7655 (Office Hour) www.rhtour.co.id atau datang langsung ke kantor kami di : Jakarta : AXA Tower, 45th Floor, Jl. Prof Satrio, Kuningan Kota Bekasi : Graha RH, Jl. Ahmad Yani No.A11, Kalimalang. Kota Depok : Komplek SPBU No. 3416402, Jl. Margonda Raya No.328



-MAL

Copyright © 2019 Kreasi Digital Sinergi. All Rights Reserved