Uzbekistan, Jalur Sutra yang terlupakan.

517
Views

Pada masa keemasannya, Uzbekistan merupakan salah satu rute terpenting yang dilewati jalur sutera. Banyak pedagang Arab dan Persia yang akan menuju Cina melewati wilayah tersebut. Ketika Barat masih terengah-engah mencari pencerahan, banyak kota metropolis di Timur seperti Istanbul, Samarkand, Bukhara, Nishapur dan lainnya, telah menjadi perbatasan pengetahuan dan peradaban. Istanbul mungkin adalah satu-satunya metropolis yang berhasil mempertahankan karakternya, ketika yang lain kehilangan pusat budaya, komersial dan intelektual mereka.

Uzbekistan – negara yang dikepung oleh daratan di Asia Tengah, berbatasan dengan Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan dan Afghanistan, memiliki kemiripan yang mencolok dengan Turki di bagian baratnya dan Lembah Kashmir di bagian timurnya. Nostalgia dan keindahan di masa lampau bisa terlihat dari sejumlah kota yakni Samarkand, Bukhara, Khiva, Termez dan Kokan.

Di kota tersebut wisatawan bisa menikmati gedung dengan arsitektur kuno yang terdiri dari masjid hingga museum. Seperti di Bukhara. Kota bersejarah ini berusia 2.000 tahun dan kota penting di jalur sutera. Bukhara juga merupakan tempat kelahiran perawi hadits terkenal Imam Bukhari.

Baca Juga: 17 Jejak Rasul (Cairo Aqso Jordan)

Juga di sini banyak bangunan bersejarah seperti Masjid Magoki Attori hingga Makam Chasma Ayub. Terdapat pula kompleks madrasah yang dipercaya sebagai yang tertua di dunia. Tak cuma menawarkan keindahan arsitektur, pesona alam Uzbekistan juga dapat dinikmati. Terdapat pegunungan hingga padang pasir yang juga menawarkan pemandangan kehidupan penduduk. Misalnya saja di lereng gunung Tian Shan. Di sini berbagai kegiatan gunung dapat dicoba seperti hiking, trekking hingga berkuda.



Tempat-tempat tujuan wisata religi di Uzbekistan terutama terletak di Tashkent, Samarkand, Bukhara, dan Khiva. Dalam sejarah, sejumlah tokoh terkenal di Uzbekistan, antara lain Imam Bukhari, Khwaja Bahauddin Naqsabandi, Abu Iso Muhammad at-Termiziy, Muhammad Abu Mansur al-Maturidhy, Amir Temur, dan Abu Ali Ibn Sina.

Imam Bukhari adalah seorang ulama besar pengumpul ribuan hadist Nabi Muhammad SAW. Makamnya terletak di Uzbekistan. Beliau meninggal dunia dan dimakamkan di Samarkand sekira tahun 870 M. Tercatat Imam Bukhari menuliskan sebanyak 9.082 hadits dalam karya monumentalnya Al Jami’al-Shahil yang dikenal sebagai Shahih Bukhari.

Pada tanggal 25 desember 2019, Muslim Travel mengajak bapak dan ibu sekalian untuk berkesempatan mengunjungi dan melihat secara langsung keindahan Uzbekistan. Tak hanya itu, bapak dan ibu juga diajak untuk berziarah ke komplek shah-i-zinda. Terdapat makam imam Amir Timur, Kusam Ibn Abbas (sepupu Nabi Muhammad SAW). Berlanjut ke komplek Hast Imam, madrasah Muyi Mubarak dan masih banyak lagi yang akan kita kunjungi, salah satunya makam Imam Al Bukhori yang berada di Samarkhand, dll.

***

Uzbekistan 8D

???? 25 Desember 2019

???? Tashkent, Bukhara, Guduvan, Samarkand, Chimgan Mountains

???? Mulai dari Rp. 21.7 Juta*

?? Uzbekistan Airways

Pendaftaran sebelum November 2019**

**selama seats masih tersedia

.

informasi dan pendaftaran :

021-2925-7655

bit.ly/WhatsAppRH

Muslim Travel

travel muslim no.1

www.muslimtravel.id

-AZ

Copyright © 2019 Kreasi Digital Sinergi. All Rights Reserved